![]() |
| Dandung Sang Petualang |
Banyak pembelajaran untuk pengurus “Milanisti Indonesia Sezione Aceh” untuk periode berikutnya, yang diantaranya adalah:
1) Memberikan informasi ke pusat terkait hadir / tidaknya perwakilan Sezione ke pusat
2) Memberitahu jumlah orang perwakilan sezione ke pusat, agar bisa diurus saat di Asrama. Baik dari segi penginapan dan kebutuhan selama disana (makan dan minum). Karena kami ke GBK atas nama Milanisti Indonesia Sezione Aceh, bukan atas nama pribadi
3) Selalu sharing kepada anggota perwakilan yang sudah berada di Jakarta soal kebutuhan lainnya (mencetak banner, bendera dll)
![]() |
| Bergabung dengan Milanisti dari seluruh penjuru Indonesia |
Selama saya berada di Asrama Haji, saya benar-benar bahagia, kagum, histeris karena itu suatu pengalaman yang luar biasa bisa bertemu, menyapa, mengobrol, foto bersama dengan Milanisti dari seluruh Indonesia, yang sebelumnya hanya kenal dan menyapa di dunia maya, tapi kemarin alhamdulillah bisa bertemu langsung (walaupun tidak semua sezione). Di Asrama, saya tidur dilantai 3 (tiga) kamar No.309, 1 (satu) kamar berisikan 7 (tujuh) tempat tidur, kebetulan kemarin saya sekamar dengan teman-teman dari sezione “Lhokseumawe” dan sezione “Tarakan”. Kalau untuk Milanisti Angels setahu saya ada dilantai bawah.
![]() |
| Foto bersama Pak Presiden Milanisti Indonesia |
Saya bisa dibilang sangat beruntung selama di Asrama Haji. Karena ternyata untuk bisa menginap disana harus mendaftar terlebih dahulu, baik untuk tidur dikamar yang sudah disediakan maupun untuk makan 3x sehari selama disana. Saya bilang beruntung karena salah 1 (satu) anggota dari sezione Lhokseumawe (Bg. Wahyu) tidak hadir, maka posisinya digantikan oleh saya. Makanya saya bisa menginap disana dan mendapatkan jatah makan 3x sehari. Sedangkan untuk teman-teman dari sezione Aceh yg lain (De Rozzi dan Riz Van) harus menginap dirumah temannya. Begitu juga untuk makannya mereka beli sendiri. Saya benar-benar tidak tahu kalau ada aturan tersebut dari pusat. Saya juga tidak mau menyalahkan pengurus sezione Aceh yang tidak memberitahu soal aturan tersebut. Singkat kata yang membuat saya bangga adalah terpajangnya banner “Sezione Aceh” dan tersorot kamera RCTI.
![]() |
| Suasana gembira Milan Glorie |
Saran saya kepada pengurus sezione Aceh yang baru untuk Milan Glorie selanjutnya adalah:
1) Seperti poin-poin yang diatas
2) Membuat pin dan sticker (ukuran sedang saja). Karena dari pengalaman saya, banyak dari setiap sezione mengajak bertukar pin / sticker. Saya saja dapat 10 pin dari berbagai sezione. Dan untuk menutupi rasa malu, kalau mereka minta pin, saya beralasan sudah habis dibagikan. Hahahaha....
3) Membuat bendera baru ukuran besar, bendera yang lama untuk dijadikan sejarah sezione kita
4) Membuat bendera bertuliskan “ULTRAS ACEH” ukuran besar, agar bisa terlihat jelas saat di GBK
5) Untuk banner saya rasa sudah cukup
![]() |
| Atmosfir GBK |
Cuma itu pengalaman dan saran saya. Mohon maaf kalau banyak kekurangan, karena saya akui saya bukan pengarang yang handal. Untuk soal saran, itu hanya dari saya pribadi. Yang menentukan tetap pengurus dan teman-teman.
FORZA MILAN, FORZA MILANISTI INDONESIA SEZIONE ACEH (032)
![]() |
| Arrivedeci Milanisti |
By. Dandung
"Penulis adalah salah seorang pendiri Milanisti Indonesia Sezione Aceh (032-0018). Pengurus periode 2011-2013. Terkenal dengan koleksi jersey Milan yang lengkap. Suara yang lantang dan Milanisti Militan. Saat ini penulis bekerja di Samarinda, Kalimantan Timur."






Tidak ada komentar:
Posting Komentar